Pada
postingan kali ini saya ingin membahas mengenai sebuah kata yang singkat namun
semua orang memakainya, banyak sekali manfaat bagi kehidupan modern saat ini. Dari
yang masih kecil hingga yang sudah tua, perempuan ataupun laki – laki bisa
dikatakan sekarang sudah bergantung dengan sebuah kata singkat itu. J.C.R
Licklider dari MIT Massachutts Institute of Technology memberi nama kata
singkat nan banyak manfaat itu menjadi INTERNET. Segala informasi dapat
disajikan dalam internet, mungkin saat ini tidak ada satu orangpun yang tidak
menggunakan jasanya. Misalnya kita dapat berkomunikasi dengan teman atau
saudara yang jauh di penjuru dunia dengan mudah cepat dan efektif menggunakan
internet, seorang ibu rumah tangga dapat mencari resep masakan dengan mudah
dengan hanya mengakses internet dan mencarinya tidak perlu lagi membeli majalah
resep di luar rumah, cukup mengaksesnya menggunakan internet. Tidak hanya dalam
bentuk social saja internet sangat membantu, di bidang pendidikanpun internet
dapat dinyatakan cukup berhasil membantu para pendidik atau pengajar mencari
referensi dalam pembelajaran tapi dari segi lain internet memberikan kerugian
yang membuat kita semakin “ kretif “ untuk menjiplak tentang sebuah informasi.
Saat ini, informasi akan tersebar
secara cepat dan meluas ke seluruh penjuru dengan adanya internet, dan siapapun
dapat melihatnya. Padahal, jaman dahulu internet diciptakan sebagai sesuatu
jenis proyek yang dibentuk dan diciptakan untuk mengatasi keperluan pribadi
pada sesuatu Negara. Konon, Perang dingin yang terjadi antara Uni Sovyet dan
Amerika ternyata menjadi tonggak awal perkembangan internet. Saat itu Uni
Sovyet berhasil meluncurkan proyek wahana luar angkasa yang diberi nama
Sputnix. Amerika kemudian membentuk sebuah badan yang bertujuan untuk
meningkatkan teknologi terutama di bidang computer dengan nama ARPA (Advanced
Research Project Agency) yang berada di bawah Departemen Pertahanan Amerika
Seriat pada tahun 1958. ARPANET yang merupakan bagian dari tim ARPA, berhasil
membuat jaringan komputer pertama yang menghubungkan dua buah komputer
dengan jarak yang cukup jauh, pada tahun 1965. Jaringan komputer ARPANET ini
menghubungkan sebuah komputer di Laboratorium IT Lincoln dengan komputer lainnya
yang berada di Santa Monica. Jaringan computer ini menggunakan penghubung
berupa jaringan telepon dengan kecepatan 1.200 bps. Jaringan computer ini terus
dikembangkan hingga pada tahun 1969 sudah berhasil sebuah jaringan yang menghubungkan
empat universitas di Amerika.
Untuk Indonesia sendiri, internet
pertama kali di Universitas Indonesia pada tahun 1988. Akses untuk terhubung ke
internet saat itu masih sulit dan biaya yang dibutuhkan agar bisa terhubung ke
internet sangat mahal, saat itu internet jarang dikenal oleh masyarakat.
Teknologi baru yang digunakan saat itu untuk memberikan koneksi ke internet
belum berhasil maksimal. Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol
Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan
oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta,
Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno
W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet
Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah
mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan
sejarah jaringan komputer di Indonesia Baru setelah IndoNet, yaitu Internet
Service Provider (ISP) pertama di Indonesia berdiri pada tahun 1994 berdiri,
internet mulai dikenal oleh masyarakat. Perlahan-lahan kemudahan untuk mendapatkan akses internet
ini semakin mudah untuk didapatkan. Banyak sekali ISP baru yang berdiri. Bertambah lagi sejarah internet di Indonesia
dan Dunia. Operator telepon seluler juga tidak mau kalah untuk menambahkan
fasilitas internet dalam layanannya. Kemudahan tersebut membuat hampir semua
penduduk Indonesia dapat menikmati akses internet baik dari handphone, warnet,
ataupun dengan berlangganan paket internet rumah. Saat ini pengguna internet di
Indonesia sudah mencapai 45 juta orang atau sekitar 20% dari jumlah penduduk
Indonesia sebanyak 250 juta jiwa.
Kemajuan internet di Indonesia ini
didukung karena makin banyaknya notebook, atau laptop dengan harga yang murah
namun dapat terakses dengan internet dan berlomba – lomba para pemilik provider
untuk mengeluarkan wifi yang dapat digunakan dimana – mana. Internet patut
diberi julukan kamus besar berjalan, karena siapapun, dimanapun, kapanpun dan
apapun akan didapatkan dengan jaringan internet.
-
PENGERTIAN DAN SEJARAH INTERNET REFRENSI :



0 komentar:
Posting Komentar