Pada umumnya masyarakat hanya mengetahui tembakau atau Nicotiana
Tabacum sebagai bahan baku utama rokok, dan tentu saja banyak yang
menganggap daun ini hanya memiliki dampak negatif.
Sebenarnya banyak sekali Manfaat daun tembakau dan karena
ketidaktahuan ini, sering kita mendengar para petani tembakau yang demo
ketika pemerintah mencanangkan pengurangan rokok atau anti rokok.
1. Obat Luka
Untuk obat luka dipakai ± 25 gram daun segar Nicotiana tabacum, dicuci
dan ditumbuk sampai lumat. ditambah minyak tanah ± 25 ml diperas dan
disaring. Hasil saringan dioleskan pada luka.
2. Obat HIV AIDS
Tembakau juga bisa menghasilkan protein obat human immunodeficiency
virus (HIV) penyebab AIDS, yang disebut griffithsin. HIV adalah virus
yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia. Bedanya, bukan
tembakaunya yang menghasilkan protein, melainkan virus tembakaunya.
3.Pemelihara Kesehatan Ternak
Ekstrak tembakau (nikotin 1,68%) mempunyai ptensi untuk membasmi
cacing H. contortus. Sebagai akibatnya hasil pengobatan akan memberikan
keuntungan bagi para pemelihara ternak, sebab kesehatan ternak tersebut
makin baik.
4.Penghilang Embun
Tembakau bisa juga digunakan untuk menghilangkan “embun” pada kaca
dalam mobil pada waktu hujan dengan cara menggosokkan tembakau pada kaca
tersebut.
5. Obat Diabetes dan Antibodi
Para ilmuwan berhasil menggunakan tembakau yang dimodifikasi secara
genetik untuk memproduksi obat diabetes dan kekebalan tubuh. Hasil
penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal BMC Biotechnology, awal Maret
lalu.
6. Melepaskan Gigitan Lintah
Manfaat tembakau, selain bisa diekstrak dan diambil bagian tertentu
seperti nikotin yang digunakan di berbagai macam produk baik makanan
maupun minuman, tembakau juga bisa kita gunakan untuk melepaskan gigitan
lintah kalo lagi di dalam hutan, tembakau juga bisa digunakan untuk
insektisida karena nikotin yang terkandung merupakan neurotoxin yang
sangat ampuh untuk serangga.
7. Menghasilkan Protein Anti Kanker
Tembakau tidak selalu berkonotasi negatif sebagai penyebab kanker,
ternyata tanaman tersebut dapat pula menghasilkan protein anti-kanker
yang berguna bagi penderita kanker, kata peneliti dari Pusat Penelitian
Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) “Protein dibuat oleh DNA dari tubuh kita, kita masukkan DNA yang
dimaksud itu ke tembakau melalui bakteri, begitu masuk, tumbuhan ini
akan membuat protein sesuai DNA yang dimasukkan. Kalau tumbuhan itu
panen, kita dapat cairannya berupa protein,” katanya.
Selain untuk protein antikanker bisa juga untuk menstimulasi
perbanyakan sel tunas (stemcell) yang bisa dikembangkan untuk memulihkan
jaringan fungsi tubuh yang sudah rusak.
Mencegah kanker mulut rahim : Tembakau mengandung sumber protein yang
dapat menstimulasi antibody terhadap human papilloma virus (HPV), yang
menjadi penyebab kanker mulut rahim.
8. Anti Radang
Ilmuwan dari beberapa lembaga penelitian Eropa berpartisipasi dalam
proyek bertajuk “Pharma-Planta” yang dipimpin Profesor Mario Pezzotti
dari Universitas Verona itu. Mereka membuat tembakau transgenik yang
memproduksi interleukin-10 (IL-10), yang merupakan cytokine anti-radang
yang ampuh. Cytokine adalah protein yang merangsang sel-sel kekebalan
tubuh agar aktif.
Kode genetik (DNA) yang mengode IL-10 ditanam dalam tembakau, lalu
tembakau akan memproduksi protein tersebut. Mereka mencoba dua versi
IL-10 yang berbeda. Satu dari virus, yang lainnya dari tikus. Para
peneliti menemukan, tembakau dapat memproduksi dua bentuk IL-10 itu
dengan tepat. Produksi cytokine yang aktif cukup tinggi, yang mungkin
dapat digunakan lewat proses ekstraksi dan pemurnian.
Langkah selanjutnya, IL-10 hasil tembakau itu diberikan kepada tikus
untuk meneliti seberapa efektif ia membangkitkan kekebalan tubuh.
Penelitian menggunakan IL-10 hasil tembakau dalam dosis kecil dapat
membantu mencegah kencing manis atau diabetes melitus tipe 1. Diabetes
melitus tipe 1 atau diabetes anak-anak dicirikan dengan hilangnya sel
beta penghasil insulin pada pankreas. Sehingga terjadi kekurangan
insulin pada tubuh. Diabetes tipe ini dapat diderita anak-anak maupun
orang dewasa.
9. Sebagai Biofuel
Baru-baru ini, para peneliti dari Laboratorium Bioteknologi
Universitas Thomas Jefferson telah mengidentifikasi beberapa teknik
untuk meningkatkan kadar minyak nabati dalam daun tanaman tembakau, hal
tersebut merupakan langkah awal dalam memanfaatkan tanaman ini untuk
keperluan biofuel. Hasil penelitian mereka ini kemudian dipublikasikan
di Jurnal Plant Biotechnology.
Menurut Vyacheslav Andrianov, Ph.D., asisten profesor di bidang
Biologi Kanker di Lab. Jefferson Medical College of Thomas Jefferson
University, tembakau dapat menghasilkan biofuel lebih efisien daripada
produk pertanian lainnya. Namun, sebagian besar minyaknya hanya
terkandung di dalam biji/ benih tembakau (sekitar 40 persen minyak per
berat kering).
Meskipun kandungan minyak nabati biji tembakau telah diuji dan dapat
digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel, namun produksi biji tanaman
tembakau masih sangat rendah, yakni sekitar 600 kg biji per hektar. Dr
Andrianov dan rekan-rekannya kemudian berusaha untuk merekayasa gen
penghasil minyak nabati biji tembakau ini agar pembentukan minyak nabati
pada tajuk tanaman tembakau seoptimal kadar minyak dari biji tembakau.
bisa jadi alternatif energi mengurangi global warning.
Jumat, 11 April 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar